Tak Kunjung Dilakukan, Ternyata ini Dampak Lockdown bagi Indonesia

  • Whatsapp
Tak-Kunjung-Dilakukan-Ternyata-ini-Dampak-Lockdown-bagi-Indonesia
Foto dari Canva Photos Unlimited

Wabah Covid 19 atau virus Corona sedang melanda Indonesia. Bahkan hingga saat ini sudah semakin banyak korban berjatuhan akibat virus ini. Sayangnya, pemerintah tak kunjung melakukan lockdown, padahal jumlah korban sudah semakin banyak. Tahukah Anda, ternyata ini dampak lockdown bagi Indonesia yang harus Anda tahu.

1. Bagi Ekonomi Negara

Perekonomian masyarakat Indonesia mayoritas paling besar adalah UMKM. Bahkan, UMKM di Indonesia ini menduduki nilai 99,9 persen dari jumlah semua unit usaha yang ada. Sedangkan dari sisi tambah, nilai UMKM ini memberikan sumbangan sebesar 63 persen dari produk bruto domestik.

Read More

Bagi para pekerja UMKM, pendapatan hanya dihasilkan dari omzet harian yang didapatkan. Hal ini tentunya tidak seperti pegawai perkantoran yang mengandalkan gaji bulanan. Apalagi untuk masyarakat kelas menengah ke bawah yang kadang mencari nafkah dapat hari ini dan digunakan untuk makan hari ini.

Jika lockdown terpaksa harus benar-benar diterapkan, maka yang paling besar merasakan dampak adalah para pekerja yang hanya mengandalkan pemasukan harian saja. Mereka akan kebingungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mereka juga takut akan terinfeksi virus corona, namun mereka juga takut jika kelaparan dan tidak bisa makan apa-apa. Karena itu, hingga saat ini lockdown belum diterapkan di Indonesia.

2. Bagi Distribusi Barang dan Jasa

Dampak lockdown bagi Indonesia jika tetap dijalankan juga akan berpengaruh terhadap distribusi barang dan jasa. Ketika lockdown ini benar diterapkan, maka masyarakat akan mulai menghitung kebutuhan sehari-hari mereka. Dalam hal ini, maka perilaku konsumsi juga akan mengalami perubahan.

Adanya lockdown akan menimbulkan sebuah fenomena yang disebut dengan panic buying. Nah, panic buying inilah yang nantinya akan mengganggu kelancaran dari distribusi barang maupun jasa.

Tidak hanya itu saja, masyarakat juga akan melakukan over consumption atau belanja berlebihan dengan tujuan untuk menimbun bahan makanan. Tentunya, hal ini tidak berbanding lurus dengan aktivitas jual beli pada umumnya.

Adanya lockdown justru berpotensi untuk memunculkan konflik sosial dalam hal suplai kebutuhan makanan, obat dan sebagainya. Apalagi untuk masyarakat kelas atas yang mencoba untuk memborong segalanya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan melihat dampak lockdown bagi Indonesia di atas tentunya Anda menjadi semakin sadar mengapa pemerintah tak kunjung melakukannya. Sebagai warga yang baik, lebih baik Ada di rumah saja. percuma juga jika pemerintah melakukan lockdown tapi Anda masih keluar rumah dan jalan-jalan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *