Gejala Kanker Nasofaring, Diagnosis dan Pengobatannya

  • Whatsapp
Gejala-Kanker-Nasofaring-Diagnosis-dan-Pengobatannya
Foto dari Canva Photos Unlimited

Kanker nasofaring merupakan jenis kanker yang terdapat pada bagian kepala dan leher khususnya pada nasofaring. Nasofaring merupakan bagian atas dari tenggorokan penghubung antar bagian belakang hidung dan mulut. Nasofaring memiliki bentuk seperti kotak dan memiliki fungsi sebagai jalur hidung menuju tenggorokan yang diteruskan menuju paru-paru. Penyakit ini cukup sulit dideteksi karena gejala kanker nasofaring  mirip dengan penyakit lain sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lanjut supaya penyakitnya dapat dideteksi. Sel kanker nasofaring dapat menyebar ke seluruh tubuh seperti tulang, hati, paru-paru, sistem kelenjar getah bening dan darah. Jika terdeteksi sejak dini akan membuat angka harapan hidup 5 tahun lebih besar.

Penyebab kanker nasofaring belum pasti namun memiliki hubungan dengan vorus Epstein Varr atau EBV dimana terdapat liur yang ditularkan bila melakukan kontak langsung dengan orang lain atau benda yang sudah terinfeksi. Kanker ini telah terinfeksi sehingga menyebabkan pertumbuhan pada sel tubuh menjadi tidak normal walaupun demikian EBV tidak memberikan permasalah dalam waktu yang panjang. Resiko yang dapat meningkatkan kanker nasofarung adalah memiliki usia 30 hingga 50 tahun, memiliki riwayat keluarga, sering merokok dan minum alkohol. Gejala dari kanker nasofaring adalah hidung tersumbat, penglihatan menjadi terbayang atau kabur, mimisan, tenggorokan menjadi sakit, sakit kepala, infeksi telinga, sulit membuka mulut, wajah menjadi mati rasa, benjolan pada tenggorokan dan pendengaran menjadi terganggu.

Read More

Berikut adalah cara mendiagnosis penyakit kanker nasofaring diantaranya:

  • Pemeriksaan fisik, kanker ini menunjukkan benjolan pada leher yang menyebar ke kelenjar getah bening sehingga dokter THT akan melakukan proses pemeriksaan pada bagian ini dan memeriksa bagian leher untuk memastikan tidak ada benjolan lainnya.
  • Nasofaringoskopi merupakan prosedur dengan menggunakan endoskopi maupun alat khusus disebut nasofaringoskop seperti selang kecil yang memiliki kamera. Alat ini akan dimasukkan melalui hidung kemudian kamera akan mengambil gambar dan memudahkan dokter dalam memeriksa kondisi nasofaring.
  • Biopsi dilakukan untuk menjadi sampel pada benjolan nasofaring yang selanjutnya melakukan pemeriksaan dibawah mikroskop sehingga dokter juga akan mengambil langkah nasoendoskopi.

Pemeriksaan keparahan kanker akan dilakukan dengan foto rontgen, CT scan, MRI dan positron emission topography scan. Kanker nasofaring terdiri atas 4 stadium keparahan kondisi dari penderitanya. Stadium 0 merupakan kondisi sel abnormal yang menjadi kanker dan memiliki potensi untuk menyebar ke jaringan sekitarnya. Stadium I dengan sel abnormal berubah kanker dan menyebar ke jaringan seperti bagian tenggorokan yang terletak di balik rongga mulut. Stadium II dengan kanker menyebar ke satu maupun lebih kelenjar getah bening pada bagian leher maupun balik faring diantara trachea dan hidung. Stadium III dimana kanker menyebar ke tulang dan Stadium IV dimana kanker menyerang paru-paru.

Berikut adalah pengobatan kanker nasofaring diantaranya:

  • Radioterapi dengan mengatasi gejala kanker yang ringan dengan sinar tinggi untuk memberhentikan pertumbuhan dari sel kanker.
  • Kemoterapi dengan metode untuk membunuh kanker yang menjadi prosedur dari radioterapi sehingga pengobatan lebih maksimal.
  • Pembedahan dengan lokasi kanker yang berada dekat pembuluh darah dan saraf sehingga akan mengatasi kanker terutama jika menyebar di getah bening.

Gejala kanker nasofaring jika sudah menunjukkan gejala awal dapat segera melakukan konsultasi dokter sehingga akan dapat diobati. Pencegahan penyakit ini dapat dimulai dengan tidak mengonsumsi makanan yang diawetkan menggunakan garam, terhindar dari asap rokok dan tidak meminum alkohol. Komplikasi akan membahayakan tenggorokan, tulang dan otak maupun organ penting lain yang membuat tubuh menjadi semakin lemah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *